Gendut PD Aja Lagi


Masih terngiang jelas ditelinga Lala celotehan teman-temannya di kelas siang tadi. Kejadian ini bukan yang pertama bagi Lala. Ia sering diejek teman-temannya karena ia bertubuh gendut dan besar.
Gemuk

PD Aja Lagi

“La, sebentar lagi kita kan jadi remaja. Nanti nggak ada cowok yang naksir kamu, lo,” goda Hendy. “Nanti kalau jalan bareng, kamu disangka bodyguardnya!” Teman-teman yang lain tertawa terbahak.

“Apalagi kalau Lala memakai baju hijau. Wah dari jauh udah kaya lepet raksasa berjalan. Hahaha…’ tambah Aryo yang doyan makan.

Lala hanya terdiam sedih, karena menjadi bahan lelucon di kelas VI A itu.

“Eh, sudah, nanti Lala nangis, lo. Biar gendut, Lala kan baik hati,” bela Vero si ketua kelas.
“Udah, La, nggak usah dengar omongan anak-anak kurang kerjaan itu!” bela Nita sahabat Lala, sambil mengamit lengan Lala pulang.

Selama di perjalanan pulang sampai ke rumah, Lala termenung. Bahkan sampai saatnya makan siang. Suara cempereng Kak Mita membuyarkan lamunannya.

“Adikku cayaang… kok cemberut sih kayak pakaian yang nggak disetrika aja. Ayo, makan. Mama sudah menyiapkan opor ayam!”

Lala malah masuk ke kamarnya sambil teriak, “Nggak ah! Lala mau diet!”  Kak Mita terkejut dengan teriakan Lala. Tapi adiknya itu sudah menutup pintu. Meskipun Lala lapar berat, ia tetap bertekat untuk langsing.

Sore hari, Lala terbangun oleh suara adzan sholat Ashar dari masjid. Ia kemudian keluar dari kamarnya. Tidak sengaja Lala melihat iklan di tivi ruang tamu. Iklan produk minuman berserat yang bisa melangsingkan tubuh.

Tanpa ditunggu, sore itu juga Lala pergi ke supermarket di dekat rumahnya. Ia membeli minuman pelangsing tersebut. Setiba di rumah, Lala segera mencoba minuman itu. Setelah itu Lala berputar-putar di depan cermin salil berteriak, “ Selamat tinggal Lala gendut!”

Sejak hari itu, Lala tampak jadi lebih ceria dan pede. Kak Mita, mama, papanya heran melihat perubahan ini. Namun mereka tidak tahu Lala telah meminum minuman pelangsing itu.

Teman-teman sekolah Lala juga merasa aneh melihat perubahan dalam diri Lala. Lala kini tak pernah menangis atau sedih lagi kalau digoda dan diejek. Malah, setiap kali diejek ia selalu berkata sambil tersenyum,
“Tunggu aja kejutan dari Lala…”

Setiap hari, Lala tak pernah lupa untuk meminum produk yang menjanjikan bisa melangsingkan tubuhnya itu. Lala pun tak pernah absen berputar-putar di depan cermin untuk melihat perubahan pada tubuhnya.

Beberapa bulan kemudian, saat Lala sedang mengikuti olah raga bersama teman-teman di sekolah, Lala mendadak pingsan. Semua teman dan Pak Heri guru kelasnya sangat terkejut.

Lala segera dibawa ke rumah sakit di dekat sekolahnya. Pak Heri juga menelepon orang tua Lala.  Setelah diperiksa dokter, ternyata Lala harus segera dioperasi karena ada beberapa senti usus Lala yang lengket.

Kedua orang tua Lala dan Kak Mita sangat terkejut. Untunglah operasi berlangsung dengan lancar, dan Lala pun berhasil ditolong.

Setelah sehat kembali, Lala meminta maaf pada kedua orang tuanya. Ternyata penyebab penyakit itu karena Lala meminum produk itu melebihi takaran yang disarankan. Dan Lala juga belum cukup umur untuk meminum produk itu.

Teman-teman Lala yang biasa mengejek Lala, datang membesuk Lala di rumah sakit. Mereka minta maaf.
“Kami janji nggak akan mengejekmu lagi. Kamu nggak usah minum obat pelangsing itu lagi ya,” janji Hendy dan Aryo.

Lala tersenyum gembira.

“Iya. Lagipula, Lala sekarang sudah punya semboyan hidup yang baru!” ujar Lala bersemangat.
“Semboyan? Semboyan apa, La?” tanya teman-temannya.

“Semboyan Lala… ‘Gendut, pede aja lagi!’” seru Lala diiringi gelak tawa semua orang yang ada di kamarnya.
Oleh Atika Ratna Sari
Bobo (XXXI)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s